Review: Les Miserables karya Victor Hugo

Salah satu mahakarya Victor Hugo yang dianggap sebagai pelopor aliran sastra romantis. Mengambil setting ketika Perancis berada di masa puncak kerusuhan dan perubahannya. Les Miserables adalah novel fenomenal dengan setting abad 19 yang pernah diterbitkan secara bersamaan ke dalam 9 bahasa pada tahun 1862.

“Les Miserables membuat kita terkesan karena intensitasnya, bahkan sebelum menarik pelajaran apa pun.”

Paul Benichou, guru besar Sastra Prancis di Universitas Harvard

======================================

Tokoh utama pada novel ini bernama Jean Valjean, yang karena kemiskinan di masa kanak-kanaknya harus mendekam dipenjara selama 19 tahun gara-gara mencuri sebongkah roti. Penjara dan ketidakadilan membuatnya sakit hati dan penuh kesumat, sampai dia bertemu dengan Monsinyur Myriel, seorang uskup yang seperti santo.

Perjalanan Valjean tidaklah mulus. Sebuah kesalahan tidak sengaja membuatnya di kejar oleh Inspektur Polisi Javert. Valjean lalu bertualang, menjadi kaya, mengubah namanya menjadi Monsieur Madeleine, dan berhasil menjadi seorang wali kota di sebuah kota kecil.

Pada jabatannya ini, Valjean bertemu dengan bekas pekerjanya yang menjadi pelacur setelah dipecat dari perusahaannya. Penyesalan membuat Valjean memiliki ikatan pada wanita bernama Fantine ini. Ini salah satu bagian mengharukan, bagaimana Hugo berhasil mengeksplorasi kasih tiada batas seorang ibu. Demi anaknya dia rela menjual rambut dan giginya. Kecantikannya rusak demi kasihnya pada sang anak bernama Cosette. Pada Fantine, Valjean memiliki rasa bersalah dan berusaha menebusnya dengan mengangkat Cosette sebagai anak setelah kematian Fantine.

Nasib buruk kembali datang ketika hati nurani Valjean terusik oleh ketidakadilan pengadilan. Demi keadilan, dia menyerahkan diri untuk kesalahan yang tak dilakukannya sehingga dihukum kerja paksa seumur hidup.

Lalu pilihan lain yang lebih besar, penebusan kesalahan masa lalunya pada Fantine, membuat Valjene kembali melarikan diri dengan mencari Cosette. Mereka berdua, Valjean dan Cosette, adalah cerita tentang kehormatan. Bagaimana demi sebuah janji dan kehormatan, seorang laki-laki bersedia mati.

~ by ferryhz on February 18, 2009.

One Response to “Review: Les Miserables karya Victor Hugo”

  1. gmn yaw dptin film ne,aq tertarik bgt ma ceritanya,,
    tp cr di rental2 kok g da yaw..
    emg ni film thn brp y??

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: