Komponen Utama Pada Cerita

Setiap penulis mempunyai gaya sendiri-sendiri. Trade mark seni yang tidak berbeda jauh dengan lukisan. Ada ciri khas yang sulit di sembunyikan dari masing-masing gaya. Meskipun begitu, cerita masih memiliki komponen utamanya sendiri, terlepas dari siapa penulis atau penceritanya.

Di bawah ini adalah potongan komponen cerita yang saya ambil dari Dakota State University di web mereka tentang Creative Writing: Fiction.

Komponen utama cerita

1. Plot: pengorganisaisan peristiwa yang akan ditempatkan pada cerita.

2. Karakter: adalah obyek (binatang atau orang) yang akan menjadi pemeran atau tokoh pada cerita.

3. Setting: waktu dan tempat di mana cerita berlangsung.

4. Dialog: kata-kata yang diucapkan oleh karakter pada cerita.

5. Point of view: sudut pandang karakter. Misalnya sudut pandang orang pertama atau ketiga.

6. Tema: ide utama atau intisari cerita.

7. Style: gaya bercerita si penulis dalam menggunakan kata-kata.

Semoga bermanfaat.

~ by ferryhz on February 9, 2009.

4 Responses to “Komponen Utama Pada Cerita”

  1. Kalau tema, mungkin banyak penulis mengangkat cerita dari tema yang biasa, tetapi kalau sudut pandang dan plot yang mereka bentuk sempurna akan menghasilkan sebuah karya yang menarik.

    Nice post, TFS

  2. keknya tips ini bakal ada sambungannya?

    salam :-)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: